Minggu, Mei 24, 2026
BerandaJakarta"Perkembangan Terkini Penanganan Bencana Nasional, 29 Oktober 2025"

“Perkembangan Terkini Penanganan Bencana Nasional, 29 Oktober 2025”

-

uklik.net JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Selasa (29/10/2025) pukul 07.00 WIB, bencana hidrometeorologi basah masih mendominasi di berbagai wilayah Indonesia.

Banjir berdampak signifikan terjadi di Jakarta setelah hujan deras mengguyur pada Selasa (28/10). Enam kelurahan terdampak, yakni Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, Cililitan, dan Pejaten Timur. Sebanyak 584 KK atau 1.825 jiwa terdampak dengan ketinggian air 40–100 cm. BPBD DKI Jakarta telah menurunkan personel untuk memantau genangan, menyedot air, dan membantu kebutuhan dasar warga.

Enam kelurahan terdampak banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta, pada Selasa (28/10). Sebanyak 584 Kepala Keluarga atau sejumlah 1.825 jiwa terdampak. SUMBER FOTO : BPBD DKI Jakarta

Di Sukabumi, Jawa Barat, banjir yang melanda 14 desa di Kecamatan Cisolok dan Cikakak telah surut. BPBD mendirikan posko pengungsian dan dapur umum, serta melanjutkan pembersihan lumpur. Longsor di Desa Wangunsari juga mulai ditangani dengan pengerahan alat berat. Dari lima titik longsor, satu masih dalam proses pembersihan di Desa Sukarame.

BNPB bersama tim gabungan terus melakukan pendampingan dan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jawa Barat. Dua sorti penerbangan dilakukan pada Senin (27/10) dan tercatat penurunan curah hujan hingga 75 persen.

Peristiwa banjir bandang melanda Kecamatan Cisolok dan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (27/10). Tim gabungan segera melakukan upaya pembersihan material lumpur di permukiman warga.
SUMBER FOTO : BPBD Kabupaten Sukabumi

Sementara itu, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Widodaren dan Gandam mulai surut. Akses jalan desa kembali bisa dilalui, dan tanggul diperbaiki. BNPB juga telah menyalurkan bantuan logistik serta melaksanakan enam sorti OMC di wilayah tersebut.

Banjir merendam permukiman warga di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, sejak Minggu (26/10). Peristiwa ini disebabkan jebolnya tanggul Kali Widodaren dan Kali Gandam hingga menggenangi permukiman warga diwilayah Kecamatan Batangan.
SUMBER FOTO: BPBD Kabupaten Pati

BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Pemerintah daerah diminta memperkuat sistem peringatan dini serta memastikan kesiapan sarana penanggulangan bencana. Warga diharapkan menghindari area rawan bencana dan memantau informasi cuaca resmi pemerintah.( AS/red)

Facebook: @InfoBencanaBNPB
Twitter/X: @BNPB_Indonesia
Instagram: @bnpb_indonesia

uklik.net
uklik.nethttps://uklik.net
news - musik update

Related articles

Latest posts