
Uklik.net – Jakarta — Di tengah tekanan ekonomi, perubahan pola kerja, dan meningkatnya beban psikologis di dunia profesional, perusahaan dihadapkan pada satu kenyataan baru: kinerja tidak lagi bisa dipisahkan dari kondisi mental dan kesiapan finansial sumber daya manusianya.
Kesadaran inilah yang menjadi benang merah Human Resources Forum 2026 bertema “Financial MindShift: Strategi Mental & Fina
nsial untuk Level Up”.
Forum ini menempatkan tiga figur kunci sebagai pengarah wacana: Idayanti Sudiro, Holistic Wealth Expert; Syukur Abdullah, CEO Akademi Trainer Group; serta Rizky Mahendra, Direktur Akademi Trainer.
Ketiganya sepakat bahwa masa depan HR tidak lagi bertumpu semata pada sistem dan kebijakan, melainkan pada pola pikir manusia yang menjalankannya.
Idayanti Sudiro: Mental Sehat,
Fondasi Keputusan Finansial
Dalam pemaparannya, Idayanti Sudiro menekankan bahwa banyak persoalan kinerja di perusahaan berakar pada keputusan finansial yang diambil dalam kondisi mental yang tidak sehat.
“Tekanan mental yang tinggi membuat seseorang kehilangan kejernihan berpikir.
Dampaknya bukan hanya pada kesejahteraan pribadi, tetapi juga pada kualitas keputusan finansial dan profesional di tempat kerja,” ujar Idayanti.
Menurutnya,
perusahaan kerap fokus pada hasil akhir—target, profit, dan efisiensi—tanpa menyadari bahwa mindset finansial yang sehat lahir dari stabilitas mental.
Idayanti menegaskan bahwa HR memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem tersebut.
Bukan dengan pendekatan seremonial, melainkan lewat langkah-langkah nyata seperti literasi finansial, komunikasi empatik, serta penciptaan ruang kerja yang aman secara psikologis.
“Ketika individu merasa aman, dipahami, dan memiliki kendali atas kondisi finansialnya, produktivitas akan tumbuh secara alami. Inilah level up yang sesungguhnya,” jelasnya.
Syukur Abdullah: Kepemimpinan yang Sadar Manusia
Sementara itu, Syukur Abdullah memandang isu mental dan finansial sebagai tantangan kepemimpinan di era modern.
Menurutnya, banyak organisasi masih terjebak pada paradigma lama yang menempatkan manusia semata sebagai sumber daya produksi.
“Hari ini, pemimpin dituntut tidak hanya kuat secara strategi, tetapi juga matang secara emosional dan sadar finansial. Tanpa itu, budaya kerja sehat sulit terwujud,” kata Syukur.
Ia menjelaskan bahwa HR Forum 2026 dirancang sebagai ruang refleksi bagi para pemimpin dan praktisi HR untuk meninjau ulang cara mereka membangun organisasi.
“Budaya kerja yang sehat secara mental dan finansial bukan biaya tambahan. Itu adalah investasi strategis untuk daya tahan bisnis jangka panjang,” tegasnya.
Syukur juga menegaskan komitmen Akademi Trainer Group untuk terus mendorong transformasi pemikiran HR di Indonesia melalui forum-forum berkelanjutan dan pengembangan di berbagai daerah.
Rizky Mahendra: HR Harus Bergerak dari Konsep ke Aksi
Menambahkan perspektif institusional, Rizky Mahendra, Direktur Akademi Trainer, menilai bahwa tantangan terbesar HR saat ini adalah menjembatani gagasan besar dengan implementasi nyata di organisasi.
“Banyak perusahaan sudah memahami pentingnya kesehatan mental dan finansial, tetapi belum semuanya mampu menerjemahkannya ke dalam kebijakan dan praktik sehari-hari,” ujar Rizky.
Menurutnya, HR perlu diposisikan sebagai mitra strategis manajemen, bukan sekadar fungsi administratif.
“Forum seperti ini menjadi penting karena membantu HR bergerak dari konsep ke aksi—dari wacana ke perubahan nyata yang dirasakan karyawan,” katanya.
Rizky berharap HR Forum 2026 dapat menjadi titik awal lahirnya kebijakan dan budaya kerja yang lebih adaptif, manusiawi, dan relevan dengan tantangan zaman.
HR sebagai Penjaga Keberlanjutan
Diskusi yang berkembang dalam forum ini menunjukkan pergeseran peran HR: dari fungsi administratif menuju arsitek keberlanjutan organisasi.
Para peserta—mulai dari HR, business owner, hingga direktur—menilai topik yang diangkat sangat relevan dengan tantangan nyata di perusahaan.
“Forum ini menyadarkan bahwa kesehatan mental dan finansial bukan isu individual, melainkan fondasi strategi bisnis jangka panjang,” ungkap salah satu peserta.
Menuju Organisasi yang Lebih Tangguh
Melalui perspektif Idayanti Sudiro, visi kepemimpinan Syukur Abdullah, dan pendekatan implementatif Rizky Mahendra, HR Forum 2026 menegaskan bahwa SDM unggul adalah SDM yang utuh—jernih secara mental, bijak secara finansial, dan kuat secara profesional.
Financial MindShift bukan sekadar tema forum, melainkan ajakan untuk mengubah cara perusahaan memandang manusia: bukan hanya sebagai penggerak bisnis, tetapi sebagai fondasi utama keberlanjutan di tengah ketidakpastian zaman.
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik



