
Uklik.net – Jakarta, 29 Januari 2026 — Di tengah tekanan ekonomi global dan tantangan dunia kerja yang kian kompleks, pengelolaan sumber daya manusia tidak lagi cukup hanya berbicara soal target dan produktivitas. Kesehatan mental dan kesiapan finansial karyawan kini menjadi fondasi penting dalam membangun kinerja dan keberlanjutan bisnis.
Isu tersebut mengemuka dalam Human Resources Forum 2026 bertema “Financial MindShift: Strategi Mental & Finansial untuk Level Up” yang digelar di Hotel Ibis Styles Tanah Abang, Jakarta Pusat,
Kamis (29/1).
Forum ini diikuti oleh para praktisi HR, business owner, dan direktur perusahaan dari berbagai sektor.
Menghadirkan Idayanti Sudiro, Holistic Wealth Expert, serta Syukur Abdullah, CEO Akademi Trainer Group,
forum ini mengajak para pengambil keputusan di perusahaan untuk melihat keterkaitan erat antara kesehatan mental, pola pikir finansial, dan performa kerja.
Mental Sehat, Keputusan Finansial Lebih Bijak
Dalam paparannya, Idayanti Sudiro menekankan bahwa salah satu kesalahan umum di dunia kerja adalah memisahkan urusan mental dan finansial sebagai persoalan pribadi semata.
“Padahal, kondisi mental sangat memengaruhi cara seseorang mengambil keputusan finansial, termasuk di tempat kerja. Ketika mental tertekan, keputusan yang diambil cenderung reaktif dan tidak berjangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa HR memiliki peran strategis untuk membangun financial mindset yang sehat, bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga lewat edukasi dan budaya kerja yang suportif.
“Langkah praktis yang bisa dilakukan HR adalah membuka ruang diskusi, menyediakan literasi finansial dasar, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman secara psikologis.
Ini investasi jangka panjang bagi perusahaan,” jelas Idayanti.
Tantangan HR di Tengah Tekanan Zaman
Sementara itu,
Syukur Abdullah menyoroti bahwa tantangan terbesar HR dan pimpinan perusahaan saat ini adalah menjaga keseimbangan antara tuntutan bisnis dan kondisi manusia di baliknya.
“Tekanan target, perubahan ekonomi, dan ketidakpastian sering membuat aspek mental dan finansial karyawan terabaikan.
Padahal, pemimpin memiliki peran kunci dalam membentuk budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan,” kata Syukur.
Menurutnya, HR Forum 2026 dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus solusi agar para pemimpin dan praktisi HR tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada proses membangun manusia di dalam organisasi.
“Harapan kami, forum ini menjadi pemantik perubahan cara pandang HR dan business owner Indonesia.
Ke depan, forum ini juga akan dikembangkan ke berbagai daerah agar dampaknya lebih luas,” tambahnya.
Rizky Mahendra: HR Harus Bergerak dari Wacana ke Implementasi
Menambahkan perspektif manajerial, Rizky Mahendra,
Direktur Akademi Trainer, menilai bahwa tantangan berikutnya bagi dunia HR adalah memastikan gagasan tentang kesehatan mental dan finansial benar-benar diterjemahkan ke dalam kebijakan dan praktik kerja sehari-hari.
“Kesadaran sudah mulai tumbuh, tetapi HR perlu didorong agar mampu mengimplementasikan konsep ini secara konsisten dan terukur di organisasi masing-masing,” ujar Rizky.
Menurutnya, HR tidak lagi cukup berperan sebagai fungsi administratif, melainkan harus menjadi mitra strategis manajemen dalam membangun ketahanan organisasi.
“Forum ini kami harapkan menjadi titik awal lahirnya kebijakan dan budaya kerja yang lebih adaptif,
manusiawi, dan relevan dengan tantangan dunia kerja saat ini,” katanya.
Suara Peserta: Relevan dan Berdampak Nyata
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif sepanjang acara.
Sejumlah peserta menilai topik mental dan finansial masih sering luput dari perhatian, meski dampaknya sangat nyata di perusahaan.
“Forum ini membuka perspektif baru bahwa kesehatan mental dan finansial bukan sekadar isu personal, tapi strategi bisnis jangka panjang,” ujar salah satu peserta yang berprofesi sebagai praktisi HR.
Peserta lain mengaku mendapatkan insight praktis yang siap diterapkan, mulai dari pendekatan kepemimpinan yang lebih empatik hingga pentingnya literasi finansial bagi karyawan.
Menuju SDM yang Tangguh dan Berdaya Saing
HR Forum 2026 menegaskan bahwa SDM unggul bukan hanya soal kompetensi teknis, tetapi juga tentang kesehatan mental dan kematangan finansial. Ketika individu sehat secara mental dan bijak secara finansial, organisasi memiliki fondasi yang lebih kuat untuk tumbuh dan beradaptasi.
Melalui forum ini,
Akademi Trainer Group berharap dapat mendorong lahirnya ekosistem kerja yang lebih manusiawi, produktif, dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik


