Uklik.net CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam penanganan sampah dengan proyek Waste to Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Galuga. Proyek ini bertujuan mengatasi permasalahan sampah di Bogor Raya (Kota dan Kabupaten Bogor) dengan mengubah sampah menjadi sumber energi listrik terbarukan.

Proyek ini akan mengolah sekitar 1.500 ton sampah per hari—500 ton dari Kota Bogor dan 1.000 ton dari Kabupaten Bogor—menggunakan teknologi pembakaran terkontrol untuk menghasilkan listrik yang akan diserap oleh PT PLN (Persero). Dengan demikian, proyek ini menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada sistem landfill yang semakin terbatas dan mencegah bencana lingkungan akibat penumpukan sampah di TPA Galuga.

Pendanaan proyek ini sepenuhnya didukung oleh pemerintah pusat melalui lembaga Danantara, dan pengelolaannya akan dilakukan oleh perusahaan China, Zhejiang Weiming, yang memenangkan tender internasional. Proyek ini dijadwalkan dimulai pada 2026, dengan target selesai pada Desember 2027 atau mulai beroperasi pada 2028.
Rudy Susmanto berharap, selain mengatasi sampah, proyek ini juga dapat mendorong transformasi kawasan Galuga dan sekitarnya menjadi pusat pengolahan sampah modern dan ramah lingkungan. Keberhasilan proyek ini juga menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat pada Bogor Raya dalam pengembangan teknologi pengelolaan sampah berbasis energi. (AS/red)
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik


