Uklik.net – BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merayakan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dengan tema “Bogor Nanjeur”, yang mengajak masyarakat untuk teguh menghadapi tantangan dan membangun semangat kebersamaan.
Perayaan HJB kali ini dirancang berbeda, bukan sekadar seremoni. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan seluruh kegiatan harus melibatkan masyarakat luas dan memberikan dampak nyata. “Ini ulang tahun warga Kota Bogor, bukan Pemkot Bogor,” ujar Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin.

42 Kegiatan untuk Masyarakat
Ketua Panitia HJB, Iceu Pujiati, menyebutkan rangkaian HJB terbagi dua: kegiatan oleh Pemkot bersama mitra strategis, dan kegiatan mandiri komunitas warga. Total ada 42 event, mulai dari upacara bendera dan sidang paripurna, hingga aktivasi Museum Pajajaran.
Di bidang pendidikan, Pemkot memberikan beasiswa bagi 80 mahasiswa berprestasi warga miskin, 2.000 pelajar SMP swasta, guru PAUD program S1, serta penebusan ijazah SMP, MTs, dan SMA/SMK dengan total ribuan siswa. Program PKBM juga membantu 544 warga Kota Bogor yang putus sekolah untuk kembali bersekolah.
Di kesehatan, kegiatan mencakup sunat gratis untuk 544 anak, persalinan gratis, pemeriksaan gula darah diskon 54,4%, vaksinasi rabies hewan peliharaan, donor darah, dan penyaluran alat bantu disabilitas.

Layanan Publik dan Infrastruktur
- Disdukcapil: KTP Pemula, akta kelahiran, serta Dukcapil Family Fest dengan merchandise bagi 544 pendaftar pertama.
- Bapenda & PDAM: Layanan mobil keliling PBB-P2, Samling PKB, dan pemasangan sambungan baru dengan tarif Rp 544.000.
- DLH: Penanaman 544 pohon di seluruh kelurahan.
Olahraga, Seni, dan Budaya
Rangkaian HJB menghadirkan beragam kegiatan olahraga mulai HJB RUN, Bogor City Trail, KRB 200 Ultra Road Marathon, hingga Bogor Hujan Onthel dan Padel Cup. Seni dan budaya juga meriah dengan Mapag Pajajaran Anyar, Kemah Budayawan, Festival Jajanan Lembur, Pasanggiri Rampak Sekar, Bogor Asinan Pizza Contest, GastroFest, dan Helaran HJB ke-544 sebagai puncak perayaan pada 27 Juni.

Fokus pada Partisipasi dan Dampak Nyata
Wali Kota Dedie menekankan seluruh program HJB harus bermanfaat bagi masyarakat, terutama kelompok prioritas desil 1–5, termasuk pendidikan, kesehatan, dan distribusi bantuan. Semua informasi kegiatan disebarkan melalui kanal resmi untuk mencegah hoaks.
Iceu menambahkan, HJB ke-544 istimewa karena dilaksanakan tanpa dukungan APBD, mengandalkan kolaborasi antara tujuh perangkat daerah, mitra strategis, dan komunitas. Konsep ini diterima baik masyarakat dan komunitas, memastikan perayaan tetap meriah dan berdampak luas.(AS/red)
