• uklik.net
  • Kabar Militer
  • News Uklik
    • Musik, Film, Budaya
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan
    • Khazanah
    • Mancanegara
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Olah Raga
  • News Daerah
    • Seputar Depok
    • Seputar Jawa Tengah
    • Seputar Jawa Barat
    • Seputar Jawa Timur
    • Seputar Banten
    • Seputar Jambi
    • Wisata Kab. Bogor
  • Vidio Uklik
No Result
View All Result
  • uklik.net
  • Kabar Militer
  • News Uklik
    • Musik, Film, Budaya
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan
    • Khazanah
    • Mancanegara
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Olah Raga
  • News Daerah
    • Seputar Depok
    • Seputar Jawa Tengah
    • Seputar Jawa Barat
    • Seputar Jawa Timur
    • Seputar Banten
    • Seputar Jambi
    • Wisata Kab. Bogor
  • Vidio Uklik
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Musik, Film, Budaya

Film Penerbangan Terakhir Ajak Perempuan Kenali Taktik “Ganteng-Ganteng Manipulatif di Balik Kokpit

uklik.net by uklik.net
14/01/2026
in Musik, Film, Budaya
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Film Penerbangan Terakhir Ajak Perempuan Kenali Taktik “Ganteng-Ganteng Manipulatif di Balik Kokpit
0
SHARES
0
VIEWS
Post Views : 5

Uklik.net – Jakarta, 12 Januari 2026 — Film drama Penerbangan Terakhir persembahan VMS Studio akan tayang mulai 15 Januari 2026. Film yang dibintangi oleh Jerome Kurnia, Nadya Arina, dan Aghni Hague ini membawa kisah tentang skandal dunia penerbangan, namun juga mengajak penonton untuk mengenali taktik laki-laki manipulatif.

BacaJuga

Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPFR) Merilis Official Poster & Trailer yang Kocak dan Konyol!

Pesta Rakyat Pondok Buluh Bukit Rayo, Bukti Desa Muaro Cuban Mampu Kelola Wisata hingga Berprestasi Nasional

Menertawakan Luka, Merayakan Keluarga: Film Suka Duka Tawa Siap Menghangatkan Bioskop di Tahun 202

Melalui karakter Tiara (Nadya Arina), pramugari baru dan juga kurang memiliki pengalaman dalam percintaan, penonton akan disuguhkan bagaimana perjuangan perempuan untuk bangkit saat ia menjadi korban manipulasi. Pilot muda Kapten Deva (Jerome Kurnia), menjadi sosok yang menjerat banyak perempuan, termasuk Tiara, dengan kharisma kegantengannya.

Diproduseri oleh Tony Ramesh dengan produser eksekutif Shalu T.M. dan disutradarai Benni Setiawan, Penerbangan Terakhir akan membawa kisah yang menggemparkan dunia penerbangan, namun sekaligus menjadi refleksi bagi banyak perempuan untuk mengenali taktik-taktik manipulatif laki-laki.

Karakter Tiara mewakili banyak perempuan yang menjadi korban manipulasi laki-laki, dan caranya untuk bangkit di film ini menjadi kemenangan milik semua perempuan.

“Meski latar belakang dunia di film ini adalah dunia penerbangan, tetapi menurutku secara cerita dan dinamika karakter akan banyak relate ke penonton. Karena cerita yang dialami Tiara itu bisa terjadi di mana saja dan oleh siapa saja. Ini sering terjadi di sekitar kita,” ujar Nadya Arina.

“Kalau ada laki-laki yang sudah kasih pujian berlebihan, nah itu sudah waktunya untuk mundur perlahan. Jangan sampai nantinya terjebak di hubungan yang manipulatif,” tambah Nadya Arina.

Sementara itu, Jerome Kurnia yang memerankan karakter Kapten Deva mengungkapkan ada banyak roller coaster emosi dalam adegan-adegan yang ia mainkan. Salah satu yang paling sulit, bagi Jerome, adalah saat Kapten Deva “memohon-mohon’ agar cintanya kembali diterima Tiara.

“Kapten Deva ini memang sangat kompleks orangnya. Tapi satu yang paling sulit adalah ada satu adegan pertengkaran antara Deva dan Tiara, di mana Deva itu ingin mengambil kembali cintanya si Tiara dan di situ ada pertengkaran hebat yang terjadi dan naik turunnya secara emosi susah sekali. Karena emosinya susah, kamera angle-nya susah,” ungkap Jerome Kurnia.

Sambutan untuk film Penerbangan Terakhir juga sangat meriah. Setelah terpilih sebagai salah satu Hot Picks oleh media film internasional Variety, saat special screening di 10 kota banyak tiket juga terjual habis. 10 kota yang menjadi lokasi special screening pada 10-11 Januari 2026 adalah Jakarta, Tangerang, Palembang, Bekasi, Malang, Bogor, Depok, Cirebon, Surabaya, dan Makassar.

“Bagi kami di VMS Studio, cerita ini penting untuk diceritakan, sebagai bagian dari edukasi. Belajar dari pengalaman, apapun kesalahan kita, kita bisa bangkit dari kesalahan itu, dan karakter Tiara menunjukkannya,” ujar produser Tony Ramesh.

Previous Post

PAD Kota Bogor Dinilai Masih Bocor, Komisi II DPRD Fokus Benahi Sektor Parkir

uklik.net

uklik.net

news - musik update

Baca Selanjutnya

Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPFR) Merilis Official Poster & Trailer yang Kocak dan Konyol!
Musik, Film, Budaya

Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPFR) Merilis Official Poster & Trailer yang Kocak dan Konyol!

07/01/2026
Pesta Rakyat Pondok Buluh Bukit Rayo, Bukti Desa Muaro Cuban Mampu Kelola Wisata hingga Berprestasi Nasional
Musik, Film, Budaya

Pesta Rakyat Pondok Buluh Bukit Rayo, Bukti Desa Muaro Cuban Mampu Kelola Wisata hingga Berprestasi Nasional

25/12/2025
Menertawakan Luka, Merayakan Keluarga: Film Suka Duka Tawa Siap Menghangatkan Bioskop di Tahun 202
Musik, Film, Budaya

Menertawakan Luka, Merayakan Keluarga: Film Suka Duka Tawa Siap Menghangatkan Bioskop di Tahun 202

20/12/2025
Please login to join discussion
  • BERITA UKLIK
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Uklik.Net
email : ukliknews08@gmail.com

2018 © uklik.net All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • BERITA UKLIK
  • Contact
  • Daftar Kelurahan Di Kota Depok
  • Daftar Nama Kecamatan Kelurahan/Desa & Kode Pos Di Kabupaten Bogor
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Uklik.Net
  • Sejarah Depok
  • Sejarah Kabupaten Bogor
  • Sejarah Kota Tangerang Selatan
  • uklik.net
  • UklikNet
  • Wisata Alam di Kabupaten Bogor

2018 © uklik.net All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uklik.net cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.