uklik.net – SOLO – Pengamat politik Umar Hasyim SE , seorang politikus senior di Jawa Tengah mengomentari statement Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) Kaesang Pangarep yang akan menjadikan Jawa Tengah sebagai ” Kandang Gajah”.
Menurut Umar Hasyim, secara tidak langsung, tantangan dari anak Jokowi itu justru menguntungkan PDIP sebagai fihak yang ditantang. Sebabnya, selama ini , sejak pasca era reformasi, PDIP selalu merajai Jawa Tengah, baik dalam pemilihan legislatif maupun eksekutif.
” Tantangan itu membuat PDIP mengkristal, mempunyai semangat baru untuk berkonsolidasi,” tandas Umar Hasyim, ditemui awak media saat berada di CFD Solo, Minggu (11/1) pagi.
Menurut Umar Hasyim, PDIP jelas sulit dikalahkan di Jawa Tengah, karena berbagai aspek , salah satunya militansi kader yang dimilikinya.
Umar , yang pernah menjadi Legislator DPRD Provinsi Jawa Tengah dan DPRD Solo itu , mencotohkan Pileg 2024 lalu , meski PDIP sudah tidak bersama Jokowi lagi , namun tetap menjadi pemenang Pemilu, hampir di seluruh kota kabupaten di Jawa Tengah.
Dikatakan Umar Hasyim, memang tidak bisa dipungkiri faktor Jokowi mempunyai pengaruh terhadap PDIP. ” Bahkan kemenangan PDIP yang paling menonjol adalah saat masih ada Jokowi didalamnya. Dan , kini Jokowi berada dibarisan PSI untuk menantang PDIP di 2029. Pasti ada pengaruh buat PSI , tapi untuk mengalahkan PDIP jelas masih berat,” ujar Umar Hasyim, politikus yang berlatar belakang aktifis Muhammadiyah di Solo.

Seperti diketahui, tantangan untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai Kandang Gajah, dilontarkan Kaesang Pangarep, saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah ( Rakorwil ) PSI Jawa Tengah, di Sunan Hotel, 8 Januari 2026.
PSI memang menjanjikan Jokowi sebagai ikon partai, sehingga mereka berusaha menggaet loyalis Jokowi untuk mendukung PSI pada Pileg 2029 mendatang.
Kota Solo sebagai salah satu kandang banteng, pada Pileg 2024 lalu , meski tetap menjadi pemenang namun mengalami kemerosotan kursi , dari 30 menjadi 20 kursi. Sementara PSI , mengalami lonjakan kursi yang signifikan dari 1 kursi menjadi 5 kursi.
Dijelaskan Umar Hasyim, pada Pileg 2029 yang datang , ketokohan pimpinan partai di skala lokal seperti Solo ini sangat berpengaruh bagi pergerakan partai.
Pada tahun 2025 , atau empat tahun menjelang Pileg 2029 , hampir seluruh Parpol di Solo mengalami pergantian pimpinan, terkecuali Golkar dan PAN. Sementara PSI mempunyai ketua baru yaitu Wakil Walikota Astrid Widayani , dan DPC PDIP Solo mempunyai Ketua baru yaitu Anggota DPR RI Aria Bimo. ( Jurnalis uklik net – SAFRUDIN )
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik


