Uklik.net – Jakarta — Momentum ziarah Hari Jadi Bone ke-696 di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Selasa (31/3/2026), menjadi lebih dari sekadar seremoni penghormatan. Di tengah suasana khidmat, muncul penegasan penting tentang arah pembangunan nasional yang harus berpihak pada rakyat dan berlandaskan persatuan.
Ketua Umum Asosiasi Asprumnas, M. Syawali, menyampaikan bahwa pembangunan Indonesia ke depan tidak boleh lepas dari dua hal mendasar: ketersediaan hunian terjangkau dan penguatan persatuan nasional.
Menurutnya, semangat Merah Putih harus menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pembangunan.
“Kita satu bangsa. Semua potensi yang kita miliki harus dikelola bersama untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, M Syawali menekankan bahwa pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas nyata, bukan sekadar wacana. Ia mengungkapkan rencana pengembangan dan investasi di sejumlah wilayah strategis seperti Kertajati, Bone, Lampung, hingga Sumatera Utara.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan yang lebih merata di seluruh Indonesia.
“Kita ingin memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam pembangunan,” tegasnya.
Namun demikian, M Syawali juga mengingatkan bahwa di balik potensi besar bangsa, masih terdapat tantangan sosial yang perlu segera diatasi. Ia menyoroti kondisi masyarakat kecil yang masih harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Negara harus hadir untuk memastikan kehidupan yang lebih layak bagi seluruh rakyat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju apabila pengelolaan sumber daya dilakukan secara optimal dan berkeadilan.
Dalam konteks kepemimpinan nasional, M Syawali menyampaikan harapannya kepada Prabowo Subianto agar mampu membawa Indonesia menuju fase kemajuan yang lebih signifikan.
“Kita berharap kepemimpinan saat ini dapat menjadi momentum kebangkitan menuju kesejahteraan nasional,” katanya.
M Syawali juga mengapresiasi peran kepala daerah, termasuk Rahmat Mirzani Djausal,S.T.M.M.. yang dinilai terus mendorong pembangunan daerah dengan semangat persatuan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 harus diiringi dengan kerja nyata dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.
“Target menjadi negara maju bukan hal yang mustahil, asalkan kita bekerja secara konsisten dan bersama-sama,” ujarnya.
Selain itu, ia mengajak insan media untuk turut berperan dalam membangun optimisme publik melalui pemberitaan yang konstruktif dan berimbang.
“Media memiliki peran strategis dalam membangun semangat dan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal,S.T.M.M.. menekankan bahwa persatuan adalah fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.
“Persatuan dari Sabang sampai Merauke adalah kekuatan kita. Ini harus terus kita jaga,” tegasnya.
Dari Kalibata, tersampaikan pesan yang tidak bisa diabaikan: pembangunan Indonesia harus berorientasi pada rakyat, dijalankan secara merata, dan diperkuat oleh persatuan nasional sebagai pilar utama menuju masa depan yang lebih baik pungkasnya.
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik



