uklik.net – SUKOHARJO – Para pemain Akademi Sepakbola Samba Persada Sukoharjo dan Samba Persada Women FC , menggelar agenda berbagi takjil. Dalam agenda ini , owner Klub Samba Persada, Profesor Suparji Ahmad ikut serta , dalam kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Teloyo dan Deket Polsek Baki. Kegiatan berlangsung pada hari Minggu 8 Maret 2026 , dimulai pukul 17.00 wib. Tidak sampai setengah jam , ratusan takjil sudah habis dibagikan.
Kegiatan Samba Persada Berbagi Takjil ini membuat suasana dikawasan Teloyo , tepatnya di dekat Lapangan Teloyo dan Balai Desa Teloyo, menjadi meriah.
Selain warga didekat lokasi, berbagi takjil juga disampaikan kepada para pengendara yang melintas di Jalan Raya Daleman Teloyo tersebut.
Para pemain Akademi Sepakbola Samba Persada dan Samba Persada Women, tampak membagi-bagikan takjil. Mereka adalah sasaran kegiatan berbagi ini.
Menurut Profesor Suparji Ahmad, tujuan kegiatan berbagi takjil ini , sebagai bagian dari pembinaan mental para pemain, agar terbangun sikap peduli kepada sesama. ” Jadi , berbagi takjil ini adalah salah satu ibadah yang dianjurkan, sehingga memunculkan sikap peduli, serta saling tolong menolong,” tandas Prof Suparji, kepada awak media, yang menemui disela-sela acara berbagi takjil.
Pembinaan para pemain di Akademi Sepakbola Samba Persada dan Samba Persada Women, tidak hanya melulu membentuk skill dan permainan yang profesional di lapangan hijau , namun juga pembinaan mental agar pemain bisa punya karakter yang berkualitas. ” Jadi , di Samba Persada ini , main bola oke , ibadah juga yes,” ujar Profesor Suparji, yang dikenal sebagai konsultan hukum , serta ahli hukum dengan menyandang gelar guru besar Ilmu Hukum di Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta. Karena kegilaannya pada pembinaan sepakbola inilah , Profesor Suparji juga dijuluki Profesor Gila Bola.
Dalam setiap kegiatan, Profesor Suparji selalu juga disertai sang istri , dalam memberikan support kepada tim Samba Persada.
Setelah selesainya acara Samba Persada berbagi ini , seluruh pemain serta pelatih , diajak untuk buka puasa bersama, di resto Gubug Djati , yang ada dijalan raya Manang.
Para pemain maupun pelatih mengapresiasi agenda Samba Persada berbagi dan Buka Bersama ini , sebagai sebuah kegiatan yang sangat bermakna.

Rendy Bayu , pemain Akademi Sepakbola Samba Persada berterima kasih kepada Profesor Suparji, karena pemain bisa menambah rasa peduli sesama. Sementara Head Coach Samba Persada Women, Ari Guntur berharap para pemain bisa mendapatkan pengalaman yang berharga. ” Sehingga kelak ketika mereka sudah sukses menjadi pemain maupun profesi apapun bisa teringat dengan kegiatan semacam ini” ujar Ari Guntur, yang saat ini sukses mengantarkan Samba Persada Women KU 18 memimpin puncak klasemen di Hydroplus League Super soccer yang digelar di Kudus.
Menurut Ari , Samba Persada Women berpeluang sangat besar untuk lolos kebabak selanjutnya diajang tersebut.
Apresiasi terhadap Owner Samba Persada atas kegiatan ini juga muncul dari pemilik Resto Gubug Djati, Tri Wulandari. ” Kami sangat senang dengan Samba Persada yang percaya kepada resto kami ini. Mereka sangat tertib saat kegiatan di Resto Gubug Djati ini,” jelas Wulan , yang baru membuka Resto ini diawal tahun 2026 ini.
Resto ini di namakan Gubug Djati, karena pemiliknya berasal dari Blora , yang dikenal dengan hutan jati nya. (JURNALIS UKLIK NET – SAFRUDIN)
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik


