• uklik.net
  • Kabar Militer
  • News Uklik
    • Musik, Film, Budaya
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan
    • Khazanah
    • Mancanegara
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Olah Raga
  • News Daerah
    • Seputar Depok
    • Seputar Jawa Tengah
    • Seputar Jawa Barat
    • Seputar Jawa Timur
    • Seputar Banten
    • Seputar Jambi
    • Wisata Kab. Bogor
  • Vidio Uklik
No Result
View All Result
  • uklik.net
  • Kabar Militer
  • News Uklik
    • Musik, Film, Budaya
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan
    • Khazanah
    • Mancanegara
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Olah Raga
  • News Daerah
    • Seputar Depok
    • Seputar Jawa Tengah
    • Seputar Jawa Barat
    • Seputar Jawa Timur
    • Seputar Banten
    • Seputar Jambi
    • Wisata Kab. Bogor
  • Vidio Uklik
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Sekjen Banten Tekankan Peningkatan Kesadaran Publik Komnas Perlindungan Anak Soroti Kerentanan Anak

uklik.net by uklik.net
28/01/2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sekjen Banten Tekankan Peningkatan Kesadaran Publik Komnas Perlindungan Anak Soroti Kerentanan Anak
0
SHARES
0
VIEWS
Post Views : 3

Uklik.net – Jakarta, 27 Januari 2026 — Komnas Perlindungan Anak menegaskan bahwa kerentanan terhadap anak masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah di Indonesia.

BacaJuga

Aksin Law Firm dan Mahasiswa Akan Laporkan Dugaan Korupsi KIP Kuliah di Kebumen ke KPK dan Kejagung

BRI Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan melalui Sinergi dengan BEI dan Pacific Place

BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center

Hal tersebut mengemuka dalam Press Conference Catatan Akhir Tahun 2026 yang digelar di Kantor Komnas Perlindungan Anak, Jl.TB Simatupang No.59 Pasar Rebo Jakarta Timur, Selasa (27/1/2026)

Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak wilayah Banten, Kang Didik, dalam keterangannya menilai bahwa salah satu faktor utama meningkatnya kasus terhadap anak adalah lemahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap isu perlindungan anak.

“Kerentanan anak terjadi karena masyarakat masih kurang tanggap. Kesadaran kolektif untuk melindungi anak harus terus ditingkatkan, terutama dalam kondisi pascabencana dan situasi sosial yang rawan,” ujar Kang Didik.

Ia mengungkapkan, di wilayah Banten tercatat sekitar 1.300 kasus kekerasan dan pelanggaran hak anak. Ironisnya, di sisi lain Banten juga telah memperoleh predikat Kabupaten/Kota Layak Anak, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan implementasi di lapangan.

Selain kekerasan fisik dan psikologis, Kang Didik menyoroti perdagangan anak di wilayah Sumatera pascabencana, yang dinilai menjadi ancaman nyata akibat kondisi ekonomi dan sosial yang melemah.

Menurutnya, situasi darurat kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Tak hanya itu, radikalisme dan terorisme berbasis jaringan global melalui media online juga menjadi perhatian serius Komnas Perlindungan Anak.

Kang Didik menyebut, pihaknya telah berhasil menyelamatkan dua anak yang terpapar jaringan tersebut, dan sepuluh kasus lainnya sedang dalam proses penanganan dalam waktu dekat.

“Jaringan ini lintas negara dan menyasar anak-anak melalui dunia digital.

Ini ancaman nyata yang tidak boleh dianggap sepele,” tegasnya.

Di tingkat daerah, Kang Didik juga menyinggung kasus di Tangerang Selatan, di mana seorang guru diduga melakukan kekerasan terhadap siswa.

Kasus tersebut telah menjadi perhatian publik dan berpotensi menambah angka pelanggaran hak anak jika tidak ditangani secara Cepat dan  tegas.

“Kasus-kasus seperti ini jumlahnya terus meningkat dan akan ditangani oleh Komnas Perlindungan Anak sesuai kewenangan.

Namun, pencegahan tetap menjadi kunci utama,” tambahnya.
Komnas Perlindungan Anak menekankan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan pengawasan, serta kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menekan angka kekerasan dan pelanggaran terhadap anak di Indonesia.

Melalui momentum Catatan Akhir Tahun 2026 ini, Komnas mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat luas—untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan berkeadilan bagi anak Indonesia pungkasnya.

Previous Post

UPK BKAD Mayong Tetap Survive dalam Meningkatkan Layanan Masyarakat.

uklik.net

uklik.net

news - musik update

Baca Selanjutnya

Aksin Law Firm dan Mahasiswa Akan Laporkan Dugaan Korupsi KIP Kuliah di Kebumen ke KPK dan Kejagung
Nasional

Aksin Law Firm dan Mahasiswa Akan Laporkan Dugaan Korupsi KIP Kuliah di Kebumen ke KPK dan Kejagung

27/01/2026
BRI Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan melalui Sinergi dengan BEI dan Pacific Place
Nasional

BRI Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan melalui Sinergi dengan BEI dan Pacific Place

25/01/2026
BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center
Nasional

BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center

23/01/2026
Please login to join discussion
  • BERITA UKLIK
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Uklik.Net
email : ukliknews08@gmail.com

2018 © uklik.net All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • BERITA UKLIK
  • Contact
  • Daftar Kelurahan Di Kota Depok
  • Daftar Nama Kecamatan Kelurahan/Desa & Kode Pos Di Kabupaten Bogor
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Uklik.Net
  • Sejarah Depok
  • Sejarah Kabupaten Bogor
  • Sejarah Kota Tangerang Selatan
  • uklik.net
  • UklikNet
  • Wisata Alam di Kabupaten Bogor

2018 © uklik.net All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uklik.net cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.