• uklik.net
  • Kabar Militer
  • News Uklik
    • Musik, Film, Budaya
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan
    • Khazanah
    • Mancanegara
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Olah Raga
  • News Daerah
    • Seputar Depok
    • Seputar Jawa Tengah
    • Seputar Jawa Barat
    • Seputar Jawa Timur
    • Seputar Banten
    • Seputar Jambi
    • Wisata Kab. Bogor
  • Vidio Uklik
No Result
View All Result
  • uklik.net
  • Kabar Militer
  • News Uklik
    • Musik, Film, Budaya
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan
    • Khazanah
    • Mancanegara
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Olah Raga
  • News Daerah
    • Seputar Depok
    • Seputar Jawa Tengah
    • Seputar Jawa Barat
    • Seputar Jawa Timur
    • Seputar Banten
    • Seputar Jambi
    • Wisata Kab. Bogor
  • Vidio Uklik
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Strategi Pascabencana Diperkuat, Swasembada Pangan 2026 Tetap Terjaga Pemerintah Tegaskan Konsistensi Jaga Ketahanan Pangan Nasional

uklik.net by uklik.net
20/01/2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Strategi Pascabencana Diperkuat, Swasembada Pangan 2026 Tetap Terjaga Pemerintah Tegaskan Konsistensi Jaga Ketahanan Pangan Nasional
0
SHARES
0
VIEWS
Post Views : 6

Uklik.net -;Jakarta — Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim, bencana alam, dan dinamika global.

BacaJuga

Kapus PSDM Aparatur Kemenhub Meraih Gelar Doktor Hukum dari Universitas Airlangga

Rangkaian HUT ke-3 AWaSI Jambi, Wartawan Siber Gelar Refleksi Akhir Tahun dan Media Gathering

BNPB Bersama Pemda Penuhi Kebutuhan Sarana Prasarana Sekolah Terdampak Bencana di Aceh

Hal ini ditegaskan oleh Sugeng Harmono, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, dalam wawancara pada forum CORE Outlook Sektoral 2026: Ketahanan Pangan Indonesia – Dari Bencana ke Strategi.

Menurut Sugeng, ketahanan pangan nasional dilakukan berbasis perencanaan yang terintegtasi, data lintas sektor, dan sinergi pusat–daerah.

“Pemerintah konsisten menjaga ketahanan pangan nasional dengan pendekatan terintegrasi. Kejadian bencana diharapkan tidak menganggu ketahanan pangan, tetapi akan menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan ketahanan pangan yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dari Bencana Menuju Strategi Nasional

Sugeng menjelaskan, pengalaman Indonesia menghadapi bencana hidrometeorologi, kekeringan ekstrem, hingga gangguan distribusi pangan telah mendorong lahirnya kebijakan berbasis manajemen risiko pangan.

Pemerintah kini memperkuat peta kerawanan pangan, sistem peringatan dini, serta diversifikasi sumber produksi.

“Kami tidak lagi hanya berbicara produksi, tetapi juga cadangan dan distribusi pangan , serta peningkatan daya beli masyarakat. Ketahanan pangan adalah ekosistem yang melibatkan banyak aektir, bukan sektor tunggal,” jelasnya.

Strategi pascabencana difokuskan pada rehabilitasi lahan pertanian terdampak, optimalisasi teknologi pertanian, penguatan peran BUMN pangan, serta dukungan pembiayaan bagi petani dan pelaku pangan lokal.

Swasembada Pangan 2026: Target Terukur dan Realistis
Terkait target swasembada pangan 2026,

Sugeng menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah berbasis data produksi, proyeksi konsumsi, dan kapasitas nasional.

“Swasembada pangan 2026 tetap terjaga bukan slogan. Ini target yang dihitung dari basis data nasional, termasuk peningkatan produktivitas, efisiensi pupuk, perluasan tanam, dan penguatan logistik pangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan lembaga riset, pelaku usaha, serta pemerintah daerah menjadi kunci untuk memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan.

Ketahanan Pangan sebagai Pilar Kedaulatan Bangsa
Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian,

Pemerintah memandang ketahanan pangan sebagai fondasi stabilitas sosial, ekonomi, dan kedaulatan nasional.

“Ketika pangan aman, bangsa kuat. Karena itu negara hadir, konsisten, dan tidak boleh abai,” pungkas Sugeng.

Forum CORE Outlook Sektoral 2026 menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, akademisi, dan pelaku industri dalam merumuskan arah kebijakan pangan Indonesia yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan menuju 2026.

Previous Post

Film Esok Tanpa Ibu (Mothernet) Tayang Awal 2026 di Bioskop, Menghadirkan Kisah Anak dan Kerinduan pada Ibu Lewat Kehadiran Kecerdasan Buatan

uklik.net

uklik.net

news - musik update

Baca Selanjutnya

Kapus PSDM Aparatur Kemenhub Meraih Gelar Doktor Hukum dari Universitas Airlangga
Nasional

Kapus PSDM Aparatur Kemenhub Meraih Gelar Doktor Hukum dari Universitas Airlangga

19/01/2026
Rangkaian HUT ke-3 AWaSI Jambi, Wartawan Siber Gelar Refleksi Akhir Tahun dan Media Gathering
Nasional

Rangkaian HUT ke-3 AWaSI Jambi, Wartawan Siber Gelar Refleksi Akhir Tahun dan Media Gathering

12/01/2026
BNPB Bersama Pemda Penuhi Kebutuhan Sarana Prasarana Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Nasional

BNPB Bersama Pemda Penuhi Kebutuhan Sarana Prasarana Sekolah Terdampak Bencana di Aceh

07/01/2026
Please login to join discussion
  • BERITA UKLIK
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Uklik.Net
email : ukliknews08@gmail.com

2018 © uklik.net All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • BERITA UKLIK
  • Contact
  • Daftar Kelurahan Di Kota Depok
  • Daftar Nama Kecamatan Kelurahan/Desa & Kode Pos Di Kabupaten Bogor
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Uklik.Net
  • Sejarah Depok
  • Sejarah Kabupaten Bogor
  • Sejarah Kota Tangerang Selatan
  • uklik.net
  • UklikNet
  • Wisata Alam di Kabupaten Bogor

2018 © uklik.net All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uklik.net cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.