Uklik.net – Penipuan online kian marak, berbagai macam modus penipuannya pun begitu bervariasi dan beragam, sehingga kerap kali mengelabui calon korbannya. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada.
Dengan jumlah penipuan yang terus meningkat, wajar jika para penipu selalu menemukan metode baru untuk menipu korbannya. Mereka berusaha mengeruk keuntungan dari uang korban yang tertipu.
Seperti yang dialami oleh salah satu Pria muda yang tak mau sebutkan namanya telah tertipu dengan wanita mengaku warga Kp Panjang Citayam melalui di Media Sosial Facebook.
Diduga selama dilakukan penipuan oleh wanita tersebut, pada umumnya secara love scammer tidak mengajak korban untuk bertemu secara langsung. Bahkan ketika korban mulai ragu, korban akan “dibutakan dengan cinta” sehingga tanpa ragu memberikan uang ataupun data pribadi lagi kepada pelaku.
Ketika pelaku penipuan online love scamming sedang berulah, mereka akan secara intens menghubungi korban. Rajin mengirim pesan romantis, bertanya kabar, menelepon setiap hari, dan menunjukan hal-hal romantis secara intens setiap harinya.
Hal ini dilakukan untuk membuat korban merasa dekat, nyaman, dan akhirnya bisa dengan ikhlas memberikan uang kepada pelaku. Rasa perhatian yang ditunjukan bukan sebagai bentuk cinta seperti orang-orang yang sedang jatuh cinta.
Melainkan sebagai cara dan strategi agar mengikat emosi dan cinta korban agar proses penipuan bisa berjalan lancar tanpa rasa curiga. Tak jarang juga pelaku dengan cepat mengajak korban ke jenjang yang lebih serius untuk meyakinkan bahwa hubungan yang dijalankan tidak main-main. (San)
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik






