uklik.net – SUKOHARJO – Sebuah Akademi Sepakbola yang berpusat di Sukoharjo Jawa Tengah, membuat terobosan dengan menggratiskan seluruh beaya bagi para pemainnya. Diklat Sepakbola bernama Akademi Sepakbola Samba Persada Sukoharjo, menjadi satu satunya sekolah sepakbola gratis atau Pro Bono. Pencetus ide dan pendiri Akademi Sepakbola Samba Persada adalah Prof Dr Suparji Ahmad SH MH , seorang lawyer dan dikenal sebagai guru besar ilmu hukum di salah satu universitas di Jakarta.
Prof Suparji aktif bersama sang istri, mendampingi anak anak asuhnya dalam setiap laga diberbagai turnamen. Seperti saat ditemui awak media, di Lapangan Kemasan Polokarto Sukoharjo, Minggu 18 Januari 2026 , Prof Suparji berada di bench pemain, saat mensuport pemain diajang Liga TopSkor Sukoharjo, yang telah memasuki putaran ke-12 dan di Kelompok Umur 14 , Akademi Sepakbola Samba Persada Sukoharjo berada diurutan ke-5 klasemen sementara. Pada laga dengan kick off pukul 10.30 wib , Akademi Samba Persada menang telak 6-0 atas PSS Sukoharjo.
Dikatakan Prof Suparji, Akademi Samba Persada adalah sebuah ikhtiar untuk mencetak pemain yang berkualitas sekaligus beratitude. Rekrutmen pemain berasal dari berbagai daerah, terutama di wilayah Solo Raya , meski ada juga dari berbagai daerah diluar Solo Raya. Salah satunya adalah Arya Ndarru , pemain Akademi Samba Persada di Kelompok Umur 16 , berasal dari Cilacap Jawa Tengah. ” Saya dulu pernah ikut di SSB IM Cilacap, terus bergabung ke Samba Persada ini , sangat senang karena kebaikan dari Prof Suparji bagi saya dan pemain lainnya,” ujar Arya Ndarru , ditemui saat menonton dipinggir lapangan Kemasan.
Setiap pagi , Arya sudah berkegiatan sejak subuh dan berlatih rutin.
Ucapan terimakasih kepada sang owner Akademi Samba Persada juga datang dari para orang tua pemain. Anna Liyani, orang tua dari pemain bernama Azka Aldrico Narendratama itu, sangat menikmati kegiatan memberi support kepada tim Samba Persada saat berlaga. ” Kami para orang tua pemain sangat kompak, serasa seperti keluarga meski tanpa KK , sekali lagi saya mengucapkan terimakasih kepada Prof Suparji atas kebaikan yang telah diberikan,” tutur Anna Liyani , yang berasal dari Tawangsari Sukoharjo. Sebelum bergabung ke Akademi Samba Persada, sejak SD Anna Liyani sudah mengantar anaknya berlatih di Akademi PFA.

Dalam penjelasannya, Prof Dr Suparji Ahmad SH MH , menyebut Samba Persada, mempunyai beberapa tim mulai dari KU-12, KU-14, KU-16 , Tim Suratin, Tim Tarkam, Tim Profesional dan Tim Sepakbola Wanita ( Samba Persada Women ) . Khusus untuk tim Profesional, pada tahun 2025 lalu Samba Persada tampil di ajang Liga 4 Jawa Tengah dengan membawa bendera Persiharjo Sukoharjo.
Dikatakan Prof Suparji, training camp Akademi Sepakbola Samba Persada Sukoharjo berada di lapangan Teloyo Wonosari. Sedangkan mess pemain berada di Kadilangu Baki, dikediaman Prof Suparji.
Prof Suparji berharap, para pemain bisa jadi profesional dan merubah keluarganya. ” Kita melakukan pendekatan dengan orang tua pemain, yang berasal dari berbagai kalangan. Semua kita gratiskan. Bahkan kalo sehabis tanding kita makan bersama dengan orang tua pemain. Kita juga berikan bonus serta uang saku. Sesekali kita juga ajak pemain dolan dolan ke Mall , atau main padel bareng,” tandas Prof Suparji disela-sela laga Samba Persada vs PSS , Ahad Pagi 18 Januari 2026.
Membina sepakbola dengan Pro Bono alias gratis seperti yang dilakukan Prof Suparji ini memang perlu tekat dan keikhlasan tersendiri. Dengan merogoh kocek pribadi yang tak sedikit untuk pembinaan sepakbola, apa yang dilakukan sosok Prof Suparji sangat diapresiasi, semoga bermunculan sosok lain , seorang filantropis dibidang pembinaan sepakbola, dikawasan Solo Raya ini. ( Jurnalis uklik.net – SAFRUDIN )
uklik.net
Kabar Militer
News Uklik
News Daerah
Vidio Uklik


