uklik.net – SRAGEN – Balai Latihan Kerja Surakarta kembali memberi bantuan kepada Bupati Sragen terkait aksi peduli korona yang saat ini masih berlangsung. Delapan wastafel dengan memakai pijakan kaki diserahkan di Pendopo Sumonegoro Kabupaten Sragen pada Jumat 15 Mei 2020.

 Delapan wastafel dengan pijakan kaki ini diproduksi oleh BLK atau Balai Latihan Kerja Surakarta , sebagai hasil dari pelatihan yang dilakukan dimasa pandemi korona kali ini. Kepala BLK Surakarta Sofwan Setiawan menyerahkan wastafel ini langsung kepada Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati , Jumat 15 Mei 2020 di Pendopo Sumonegoro.

Sofwan Setiawan tampak didampingi tim dari BLK Surakarta menyerahkan delapan unit wastafel dengan pijakan kaki ini , untuk disalurkan ke ruang ruang publik seperti pasar.Dikatakan Sofwan Setiawan , BLK Surakarta membetuk satu kelas pelatihan dengan basic skill mengelas untuk memproduksi wastafel dengan pijakan kaki ini. Satu peserta pelatihan membuat satu unit sehingga menghasilkan 16 unit wastafel dengan anggaran antara 3 hingga 4 juta rupiah per unitnya. Dari 16 unit wastafel ini , BLK Surakarta mengirim 8 untuk Pemkot Surakarta dan 8 Untuk Pemkab Sragen.

Kepada wartawan yang menemuinya di Pendopo Sumonegoro Sragen , Kepala BLK Surakarta Sofwan Setiawan menyebut program penyaluran bantuan ini dilakukan setiap hari Jumat , dan sudah berberapa kali digelar. Khusus kali ini , produk wastafel dengan pijakan kaki diserahkan sebagai bagian dalam aksi peduli covid-19. ” Kita coba maksimalkan , untuk bisa menghasilkan produk yang bermanfaat , salah satunya wastafel ini,” ujar Sofwan Setiawan , kepada reporter uklik.net , Jumat(15/5) siang.

Kehadiran tim dari BLK Surakarta ini adalah untuk kedua kalinya. Sebelumnya , BLK Surakarta melalui BLK Peduli Corona juga telah memproduksi Hazmat dan Field Face atau pelindung muka untuk Rumah Sakit Muwardi – Pemkab Sragen dan Pemkot Surakarta.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang datang memakai kaos hitam lawan corona ini ucapkan terima kasih atas bantuan BLK Surakarta , sebagai bagian untuk peduli korona sekaligus membudayakan cuci tangan dimanapun , terutama ditempat tempat publik.

” Perilaku hidup sehat dengan rajin cuci tangan harus didengung-dengungkan ditengah masyarakat. Jadi ini sangat baik , dan akan kami letakkan di tengah masyarakat , saya ucapakan terima kasih juga kepada Ibu Ida ( Menaker RI ) atas bantuan ini,” tandas Bupati Yuni.

Bupati tampak didampingi oleh beberapa pejabat di Pemkab Sragen seperti PLT Kadisnaker Sarwaka – Kepala BLK Sragen Sarju – Kepala DPMPTSP Tugiyono. Bupati memberi apresiasi atas karya karya pelatihan di BLK Surakarta terutama untuk menampung para pekerja yang terkena PHK akibat pandemi korona kali ini. ( Saf )