Jumat, April 24, 2026
BerandaSeputar Jawa TengahPanen Padi di Lahan Rob, Bahan Bakar Plastik Ikut Diuji

Panen Padi di Lahan Rob, Bahan Bakar Plastik Ikut Diuji

-

uklik.net – Petani memanen padi di lahan pesisir terdampak rob di Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Jepara, Jumat (24/4/2026). Pada saat yang sama, bahan bakar dari sampah plastik diuji langsung untuk perahu nelayan dan alat pertanian.

Panen dilakukan di lahan Kelompok Tani Jaya III seluas sekitar 10 hektare. Kegiatan ini bagian dari program pengembangan kawasan ketahanan pangan dan energi terintegrasi.

Petani setempat, Zubaidi (55), mengatakan rob menjadi kendala utama pada musim tanam kedua. Air menggenang dan merusak tanaman. “Kalau pinggir pesisir, rob itu padi tidak bisa hidup, langsung mati,” ungkapnya.

Ia menyebut petani harus menunggu musim berikutnya untuk kembali tanam. “Kalau gagal ya tidak bisa apa-apa. Petani hanya pasrah,” kata Zubaidi.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan pengembangan padi biosalin difokuskan pada lahan pesisir dengan kadar garam tinggi. Garis pantai Jepara mencapai sekitar 82,7 kilometer. “Program ini harus diteruskan,” ujarnya.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan varietas padi biosalin dikembangkan untuk lahan dengan salinitas tinggi. Produktivitasnya sekitar 9 ton per hektare dengan masa tanam 84 hingga 107 hari.

Ia juga menjelaskan bahan bakar dari sampah plastik dihasilkan melalui proses pirolisis cepat. Satu kilogram plastik menghasilkan sekitar satu liter bahan bakar (petasol). “Satu kilogram plastik menjadi satu liter bahan bakar. Ini bisa digunakan untuk perahu nelayan dan alat pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan Widiastuti menyebut padi biosalin membuka pemanfaatan lahan pesisir. “Lahan pesisir yang selama ini dianggap marginal bisa dimanfaatkan untuk produksi pangan,” ujarnya. (DiskominfoJepara/AP)

uklik.net
uklik.nethttps://uklik.net
news - musik update

Related articles

Latest posts