
Uklik.net Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, organisasi Perempuan Wangi (KOWANI) menggelar serangkaian kegiatan sejak 19 hingga 21 April 2026. Kegiatan ini diisi dengan berbagai agenda, mulai dari diskusi, rapat kerja, hingga musyawarah kerja nasional yang melibatkan perwakilan organisasi perempuan dan generasi muda dari berbagai daerah.
Acara yang berlangsung secara maraton ini turut menghadirkan narasumber, salah satunya Bidan Oka, yang memberikan masukan serta informasi terkait peran perempuan dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan juga diikuti oleh berbagai organisasi serta komunitas pemuda yang tergabung dalam jaringan KOWANI
Pada 20 April, KOWANI menyelenggarakan rapat kerja nasional yang dihadiri para ketua umum organisasi perempuan dari seluruh Indonesia. Dalam forum tersebut, disepakati sejumlah program strategis yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan. Selain itu, dibahas pula kebutuhan untuk segera menggelar musyawarah kerja guna mengisi kekosongan kepengurusan di tingkat dewan pimpinan.
Ketua Koordinator Bidang Ekonomi dan Koperasi Pewangi menyampaikan bahwa hasil rapat kerja menghasilkan dua keputusan penting, yakni penetapan program kerja tahunan serta usulan pelaksanaan musyawarah kerja nasional. Melalui forum tersebut, kepengurusan dewan pimpinan yang sebelumnya bersifat pelaksana tugas (Plt) akhirnya disahkan secara definitif.
“Dengan kehadiran kuorum dalam musyawarah kerja nasional, maka dewan pimpinan yang sebelumnya Plt resmi ditetapkan menjadi definitif untuk masa jabatan empat tahun ke depan,” ujarnya.
Selain itu, KOWANI juga mendorong pengajuan arsip Kongres Perempuan Indonesia sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat dokumentasi sejarah gerakan perempuan di Indonesia sebelum diajukan ke tingkat internasional.
Dalam program kerjanya, KOWANI menegaskan fokus pada berbagai sektor strategis, seperti kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, kesejahteraan, hingga politik. Salah satu prioritas utama adalah kampanye pencegahan stunting serta peningkatan kesadaran kesehatan perempuan, termasuk pencegahan kanker serviks.
Organisasi ini juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.
“Perempuan memiliki peran penting sebagai ibu bangsa dalam mencetak generasi yang sehat dan cerdas. Upaya seperti pencegahan stunting menjadi kunci dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar perwakilan KOWANI.
Melalui momentum Hari Kartini, KOWANI berharap seluruh perempuan Indonesia dapat terus berkontribusi aktif dalam pembangunan serta memperkuat solidaritas lintas organisasi demi kemajuan bangsa.
