UKLIK.NET – SOLO – Musyawarah Cabang Gabungan se Soloraya Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) resmi digelar di Kusuma Sahid Prince Hotel Solo Jawa Tengah, pada Minggu 3 Mei 2026.
Lima DPC yang hadir adalah Klaten – Kota Solo -Karanganyar-Sragen dan Wonogiri, sementara dua DPC Sukoharjo dan Boyolali, tidak hadir. Koordinator Muscab Agus Basuki yang juga Ketua DPC Karanganyar , tidak menjelaskan alasan ketidakhadiran DPC Sukoharjo dan Boyolali, hanya menyebut , kedua DPC tersebut akan nyusul. Dan ternyata , saat Muscab dibuka , peserta dari Sukoharjo hadir 10 orang , sehingga langsung mengikuti agenda Muscab gabungan. ” Kalau DPC Boyolali yang datang hanya ketuanya saja. Sehingga tidak ikut dalam Muscab,” ujar Agus Basuki , ditemui disela-sela agenda Muscab gabungan, Minggu (3/5) siang.
Dalam acara pembukaan Muscab gabungan ini , beberapa nama senior partai hadir seperti , Edi Jasmanto ( Solo ) , Romdloni ( Karanganyar ) , Rus Utaryono ( Sragen ) , Jaswadi dan Muslim ( Klaten).
Sebagai utusan DPW yang membuka resmi acara Muscab gabungan ini adalah Wakil Ketua DPW Bidang Pemenengan Dapil , Nurul Huda SH.

Saat berpidato itulah , Nurul Huda yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Semarang, memberikan strategi merebut kursi disetiap Daerah Pemilihan, seperti yang telah diterapkan dicabangnya. ” Saat ini PPP Kabupaten Semarang punya 6 kursi dari sebelumnya 3 kursi,’ jelas Nurul Huda.
Dikatakan Huda , apabila didapil tersebut berhasil mendapatkan kursi , maka seluruh Caleg akan mendapatkan insentif bulanan sesuai perolehan suaranya.
Menanggapi hal itu , senior PPP Kota Solo , Edi Jasmanto menyatakan setuju , sangat setuju. Insentif bagi Caleg itu mampu menambah daya juang partai. Hanya saja , kendala dilapangan dihadapkan pada sulitnya mendapatkan calon yang potensial. ” Kemarin saya sudah menerapkan insentif caleg itu , namun saya sulit dapat caleg,, jadi ya gagal dapat kursi,” ujar Edi Jasmanto. Sebagai senior di PPP Solo, Edi kini tak lagi dicalonkan sebagai Ketua DPC karena sudah dua periode. Edi Jasmanto yang berpengalaman 2 periode sebagai Legislator DPRD Kota Solo, yaitu PAW 2009-2014 dan 2014-2019 , tetap bertekat berjuang dalam barisan PPP , dengan jabatan di DPW sebagai Wakil Ketua DPW bidang Pemenengan Dapil.
Edi Jasmanto kini juga memusatkan perhatian didunia pendidikan sebagai CEO Yayasan Pendidikan Islam An Nuur Jatikuwung , serta terus menjalankan perusahaannya.
Ditanya tentang prospek PPP Jawa Tengah pada Pemilihan Umum 2029 yang akan datang , Edi Jasmanto berharap pada figur Taj Yasin yang saat ini menjadi Wakil Gubernur Jateng. ” Pada pemilihan DPD 2024 lalu , Gus Taj Yasin menjadi pendulang suara terbesar dengan tiga jutaan suara, sehingga beliau terpilih jadi senator. Kita berharap pada Pileg 2029 nanti, suara besar Gus Yasin bisa berpengaruh pada PPP,” imbuh Edi Jasmanto.
Hal yang sama juga diungkapkan Rus Utaryono, yang berpengalaman 3 periode sebagai Legislator PPP di Sragen , yang menyebut bahwa kondisi perpolitikan memang sudah berubah dan lebih mengarah kepada kekuatan finansial untuk merebut suara,” tutur Rus Utaryono, yang sehari hari dikenal sebagai notaris di Kalijambe Sragen.
Dari arena Muscab Gabungan kali ini , nama nama incumbent tetap menjadi pilihan untuk menahkodai partai Kakbah ini.
Kabupaten Klaten misalnya, yang hadir dengan jumlah peserta paling banyak , tetap menempatkan dua Legislator DPRD Klaten yaitu Ahmad Alex Legiman dan Indah sebagai calon Ketua dan Sekretaris. Kabupaten Sragen, menempatkan Bandono dan Nurlia Yusniar sebagai calon Ketua dan Sekretaris. Kabupaten Karanganyar tetap menempatkan Agus Basuki sebagai Ketua DPC. Sementara Kota Solo , menempatkan 4 kandidat untuk menjadi Ketua yaitu Menik Wulandari – Daromez – Edi Santoso dan Nurul Huda. ” Tadi mengerucut dua nama dalam muscab , saya dan mas Daromez,” tutur Menik Wulandari, dicegat awak media dilobby KSPH sebelum meninggalkan arena Muscab.
Acara Muscab berakhir sekitar pukul 15.00 wib , dengan membawa semangat para peserta kedaerah masing-masing , untuk membangkitkan lagi Partai Kakbah pada Pemilihan Umum 2029. ( JURNALIS UKLIK.NET – SAFRUDIN )
