uklik.net – Grobogan – Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah ( BPBD  ) Kabupaten Grobogan,  Endang Sulustyoningsih,  ST,  MT menegaskan,  bahwa informasi adanya jembatan ambrol,  di wilayah Ngombak,  Kecamatan Kefungjati,  tidaklah benar.

” *TIDAK BENAR* berita adanya jembatan roboh di wilayah Ngombak Kecamatan Kedungjati. Hingga pelaporan disusun proses evakuasi di lapangan masih berlanjut  bersama TNI/Polri dan semua potensi relawan Kabupaten Grobogan . Bantuan penanganan juga didapat dari Tim SAR BPBD Kab Demak dan Basarnas Pos Jepara ,” tegas Endang,  dalam keterangan tertulisnya yang diterima reporter uklik.net yang bertugas di Grobogan dan Pantura,  Raffi Susilo M,  Kamis(9/1).

Seperti diketahui,  hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah Kabupaten Grobogan pada siang hari, Rabu, 08 Januari 2020 sekira sekira mulai pukul 13.30 – 18.15 Wib dan air kiriman dari wilayah Atas (Selatan/hutan & Boyolali) mengakibatkan terjadinya genanganan dibeberapa wilayah.

Berikut data yang didapat,  terkait kondisi bamjir yang menghantam Kabupaten Grobogan kali ini.

1. *KECAMATAN PURWODADI*

Terjadi genangan di kawasan Simpang lima Utara, Jetis, Seputaran Alun-alun Purwodadi dengan ketinggian antara 20-40 Cm, tidak terdapat rumah warga yang tergenang dan pada pukul 18.00 Wib air sudah surut.

2. *KECAMATAN PENAWANGAN*

Ketinggian air 20-40 cm, air surut -/+ pukul 21.00 Wib dengan dampak di wilayah:

1.) Desa Bologarang menggenangi 60 rumah warga,

2.) Desa Tunggu menggenangi 180 rumah warga

3.) Desa Watupawon menggenangi 38 rumah warga

4.) Desa Jipang menggenangi 60 rumah warga

5.) Desa Kramat menggenangi 384 rumah warga

3. *KECAMATAN KARANGRAYUNG*

Dampak di wilayah:

1) Desa Mojoagung RT 4, -/+ 80 rumah warga di RT 3 dan RT 2 RW 8 serta Dusun Karangjati RT 1 RW 9 tergenang

*_Terdapat korban 1 orang warga meninggal dunia an. Hj. Florentina Siti Haryatmi   sekira pukul 19.30 Wib, karena terpeleset di dalam rumah._*

2) Desa Sumberjosari -/+750 rumah warga Dusun Jajar, SumberTimur dan Kedungwungu.

1 rumah (Marminah) roboh, 7 pintu rumah warga rusak, 1 ekor kambing meninggal dunia.

3) Desa Termas

4) Desa Putatnganten

4. *KECAMATAN GODONG*

Dampak di wilayah:

1)  Desa Anggaswangi

2) Desa Werdoyo

5. *KECAMATAN KEDUNGJATI*

Air datang sekira pukul 17.00 hingga 22.30 Wib mulai  surut, dampak di wilayah:

1) Desa Kalimaro Dusun Lukas -/+ 50 rumah rumah tergenang dan air di halaman -/+ 30-60 Cm

2) Desa Kedungjati Dusun Blandongan dan Kalikan ratusan rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 50-100 Cm

3) Desa Wates Dusun Tamban dan Dusun Wates ratusan rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 50-100 Cm

4) Desa Klitikan Dusun Klitikan -/+ 30 rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 100 Cm

5) Desa Jumo Dusun Dawung -/+ 70 rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 30-50 Cm

6. *KECAMATAN TANGGUNGHARJO*

11 rumah warga Desa Sugihmanik Dusun Gedangan tergenang dengan ketinggian air -/+ 70 cm, pada sekira pukul 23.30 air telah surut.

7. *KECAMATAN GUBUG*

Dampak di wilayah:

1) Desa Penadaran, dusun Kedungkakap, Bantengan dan Sasak

2) Desa Glapan, dusun Krajan, Brebes dan Mangkluk

3) Desa Ngroto. seluruh wilayah

4) Desa Trisari, Dusun Kuniran dan Tembelingan

5) Desa Ginggangtani. Dusun Krajan

6) Desa Kuwaron di dusun Jagansari

7) Desa Papanrejo, dusun Saban dan Krajan

8) Desa Jeketro

9) Desa Kunjeng di dusun Bogorejo

10) Rumah genset Glapan hanyut -/+ pukul 23.00 Wib

8. *KECAMATAN TEGOWANU*

1) Desa Sukorejo -/+ 85 rumah warga tergenang dengan ketinggian antara 20-50 cm, pada sekira pukul 23.30 Wib air sudah surut. (Raffi Susilo M)