UKLIK.NET – SOLO – Dewan Tinju Indonesia ( DTI ) Jawa Tengah mempunyai nahkoda baru seorang pengusaha dan politisi asal Blora , Sri Enik SE.
Beberapa figur terkenal ikut serta dalam organisasi tinju profesional ini dalam kepengurusan DTI Jawa Tengah periode 2026 – 2031. Sri Enik akan didampingi Edy Surya, seorang promotor tinju berlisensi internasional yang sudah malang melintang didunia tinju nasional. Ada juga nama Alif Basuki , pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat Pattiro yang pernah mengungkap kasus besar di Kota Solo di DPRD Surakarta. Ada juga nama Ferdo DM , pengusaha asal Colomadu. Serta beberapa pegiat tinju senior di Solo Raya.
Penetapan Sri Enik SE , dilakukan dalam rapat pleno , DTI Jawa Tengah di Rumah Makan Adem Ayem Solo , pada Jumat petang 5 Juni 2026.
Pemrakarsa utama pembentukan Dewan Tinju Indonesia Jawa Tengah ini adalah Edy Surya yang dikenal pernah menggelar kegiatan tinju profesional di Kota Solo sebagai promotor.
Menurut Edy Surya, kepengurusan DTI Jawa Tengah secepatnya akan dikukuhkan agar segera menggelar event event baik taraf nasional maupun internasional.

Edy Surya bertekad untuk membawa Dewan Tinju Indonesia Jawa Tengah sebagai organisasi tinju profesional yang mampu membawa prestasi tinju keajang internasional.

Edy Surya, yang bergelut didunia tinju sejak jadi petinju tahun 80-an di Sasana Satria Kinayungan Jakarta , sangat faham tentang dunia tinju profesional Indonesia.
Sementara itu, kepada awak media, dalam Press conference setelah rapat pleno DTI Jawa Tengah, Sri Enik SE, mengaku semakin tertarik dan optimis akan mampu membawa prestasi tinju profesional melalui Dewan Tinju Indonesia.
Sri Enik , adalah sosok wanita tangguh diberbagai medan organisasi, baik sebagai pengusaha properti dan konstruksi melalui HIPMI, serta sebagai politikus, dimana Sri Enik pernah menjadi Caleg DPR RI dari Partai Golkar di Dapil 3 Jateng. Sri Enik juga sempat populer saat maju sebagai Calon Wakil Bupati Blora saat Pilkada 2024.
” Jadi , tidak ada perbedaan gender ya , meski saya wanita namun justru punya insting tersendiri untuk bisa memimpin organisasi , baik itu di tinju atau politik, yang penting kita tetap semangat,” tandas Sri Enik , pengusaha dan politisi yang kini berusia 43 tahun ini.
Hadirnya Sri Enik menahkodai Dewan Tinju Indonesia Jawa Tengah, menambah warna dalam kepemimpinan organisasi tinju profesional ditanah air. Seperti diketahui, Ketua Dewan Tinju Indonesia DTI pusat dipimpin oleh Milasari Kusumo Anggraini sebagai Ketua Umum, dan didampingi oleh sejumlah tokoh serta praktisi tinju Tanah Air seperti G. Borlak selaku Ketua Harian. ( JURNALIS UKLIK.NET – SAFRUDIN )
