uklik.net – SOLORAYA – Bencana alam yang menghantam kawasan Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekas ( Jabodetabek ) menjadi perhatian sendiri bagi Forum Umat Islam Sragen ( FUIS ) yang tergerak untuk melakukan penggalangan dana. Memanfaatkan aktifitas warga yang melintas di kawasan Alun-alun didepan Kantor Bupati Sragen , sekitar 20 relawan meminta sumbangan secara tunai untuk disalurkan kepada korban bencana banjir maupun tanah longsor.

Dari pantauan , uklik.net , pada Kamis siang 9 Desember , tampak sejumlah relawan dengan berbekal kardus terlihat berada di di perempatan trafick light alun-alun Sragen. Mereka dalam 5 hari ini melakukan penggalangan dana untuk korban bencana di kawasan Jabodetabek. Mereka adalah para relawan yang tergabung dalam Forum Umat Islam Sragen atas komando Ustad Mala Kunaefi.

Tak hanya orang dewasa , bahkan anak anak mereka ajak untuk ikut meminta sumbangan sebagai bentuk peduli kepada korban bencana.

Mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah menyebutkan bahwa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda 293 kelurahan di 74 kecamatan di wilayah Jabodetabek dan Provinsi Banten telah mengakibatkan 67 orang meninggal dunia.

Dilokasi penggalangan dana , Ketua FUIS , Ustad Mala Kunaefi dan Pembina FUIS Irianto tampak hadir langsung memberi bantuan. Menurut Mala Kunaefi , fihaknya merencanakan 5 hari untuk melakukan penggalangan dana ini , untuk disalurkan melalui Ormas penyalur bantuan di Jabodetabek.

“  Ini adalah kegiatan rutin , minimal meringankan saudara saudara kita , walau tak seberapa , kita berusaha meringankan , bahwasannya saudara kita memerlukan. Nanti kita salurkan , hasilnya kita sampaikan kepada beliau beliau yang ada disana,” tandas Mala Kunaefi , kepada reporter uklik.net , disela sela penggalangan dana , yang berlokasi tak jauh dari Pos Polisi Simpang Empat alun-alun Sragen.

Mala bersyukur , antusias warga , untuk memberi bantuan langsung kepada pos sukarelawan ini sangat tinggi. Meski sedikit demi sedikit , bantuan ini bisa meringankan para korban yang sedang dilanda bencana. ( Saf )