google0695e6c9d56b4990.html
Olah RagaSeputar Depok

Pembukaan Turnamen Sepak Bola PERSIKAD 1999 CUP Tahun 2020

Sebelum membacakan Doa Babay Suhaemi yang juga sebagai anggota DPRD Kota Depok mengungkapkan akan mempertanyakan permasalahan fasilitas stadion kepada Pemerintah Kota yang tidak mengizinkan turnamen dilaksakan disana, "saya akan mempertanyakan masalah ini sebagai hak politik saya" ungkap Babay Suhaemi.

uklik.net – Pembukaan Turnamen diawali dengan sambutan oleh Ketua Panitia Turnamen Cahyo P. Budiman, dalam sambutannya turnamen ini dimaksudkan untuk penjaringan pemain profesional yang nantinya mengisi Line Up Persikad 99 untuk kompetisi-kompetisi liga yang menjadi targed Persikad, dilapangan YANMAR Jl. Jati Raya Kel.Sukamaju Kec. Cilodong

Didepan Pejabat DPRD kota Depok, Ketua Panitia Kompetisi melaporkan bahwa pembukaan turnamen ini awalnya akan dilaksanakan di Stadion Mahakam, namun karena ada kendala izin dari pemerintah kota akhirnya dengan segala keterbatasan panitia dan suporter mencari tempat alternatif sehingga akhirnya panitia memutuskan untuk melaksanakan di Lapangan Yanmar ini.

Melalui turnamen-turnamen nanti Persikad menargetkan bisa menjajaki pemain-pemain profesional yang akan mengisi line up Persikad 99, “targetnya Persikad 99 akan mengisi 80% pemain lokal kota Depok” pungkas Cahyo.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Direktur PT. Persikad Bersatu A. Handiyana, Direktur Persikad mengungkapkan bahwa turnamen ini dilaksanakan murni untuk penjaringan pemain, semua kami upayakan dari modal sendiri yang suport oleh para suporter.

Panitia telah bekerja untuk menyelenggarakan turnamen ini dengan gigih, para pesertapun tidak dipungut biaya, adapun pemenang telah kami siapkan untuk Juara I hadiah uang Tunai Rp. 10.000.000,- Juara II Rp. 7.500.000,- Juara III Rp. 5.000.000,- dan untuk Top Scorer mendapat Rp. 1.000.000,-

Panitia memang cukup terpukul dengan persoalan izin stadion, padahal kami melaksanakan sudah sesuai prosedur, saya selaku CEO Persikad adalah warga kota Depok, murni sebagai pengusaha bukan anggota partai politik. Sehingga kami juga punya hak untuk menggunakan stadion milik kota Depok.

Selanjutnya sambutan dari Wakil Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo Yang sekaligus membuka turnamen. Agenda pembukaan ini ditutup dengan doa oleh Babay Suhaemi yang didapuk sebagai ustad oleh panitia.

Sebelum membacakan Doa Babay Suhaemi yang juga sebagai anggota DPRD Kota Depok mengungkapkan akan mempertanyakan permasalahan fasilitas stadion kepada pemerintah kota yang tidak mengizinkan turnamen dilaksakan disana, “saya akan mempertanyakan masalah ini sebagai hak politik saya” ungkap Babay Suhaemi.

Babay Suhaemi didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Hendrik Tangke Allo dan Manajemen Persikad, melakukan Kick Off atau tendangan pertama. (yambat uklik)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close