Senin, April 27, 2026
BerandaSeputar BogorPenghormatan Pemkot Bogor untuk Margonda, Pahlawan yang Punya Jejak Sejarah di Bogor

Penghormatan Pemkot Bogor untuk Margonda, Pahlawan yang Punya Jejak Sejarah di Bogor

-

Uklik.net BOGOR, Nama Margonda selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai salah satu nama jalan utama di Kota Depok. Tapi, siapa sangka kalau Margonda sebenarnya adalah sosok pahlawan pejuang yang punya jejak sejarah kuat di Kota Bogor mulai dari menempuh pendidikan, menikah, hingga pernah tinggal di Kota Hujan, kisah hidupnya jauh lebih menarik dari yang kita kira.

Fakta ini terungkap saat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan kunjungan ke Rumah Nomor 1 Gang Slot, Jalan Polisi, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, yang kabarnya pernah menjadi tempat tinggal Margonda, pada 26 April 2026. Dalam kunjungan itu, Dedie Rachim didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Camat Bogor Tengah, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bogor, dan sejumlah pihak lainnya.

Dedie Rachim pun menilai bahwa kisah perjuangan Margonda layak untuk diangkat dan dikenalkan lebih luas, agar masyarakat tahu betapa kuatnya kaitan Margonda dengan Kota Bogor. “Saya mendengar banyak sekali cerita kepahlawanan Margonda. InsyaAllah, ke depan Pemerintah Kota Bogor akan memberikan penghormatan, salah satunya lewat prasasti sebagai wujud apresiasi atas perjuangannya melawan penjajah,” ujar Dedie.

Sementara itu, Ketua Depok Heritage Community, Ratu Farah Diba, menceritakan bahwa Margonda gugur bersama para pejuang lainnya saat serangan kilat melawan penjajah Belanda pada 16 November 1946 di Kalibata, Depok. Jasad mereka kemudian dikembalikan oleh Belanda dan dimakamkan secara massal di Bogor, tepatnya di area yang sekarang menjadi panggung terbuka di Alun-Alun Kota Bogor.

Setelah itu, jasad para pahlawan tersebut dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded, dan nama Margonda pun diabadikan menjadi nama jalan utama di Kota Depok. Sebagai informasi tambahan, sebelum terjun ke medan perang, Margonda yang lahir di Baros, Cimahi, sempat menempuh pendidikan di sekolah kimia di Bogor. Ini menunjukkan bahwa beliau bukan hanya seorang pejuang, tetapi juga sosok cerdas dengan kapasitas intelektual yang tinggi. Bahkan, meski punya banyak pilihan, beliau memilih untuk berjuang dan akhirnya gugur sebagai pahlawan.

Dengan cerita ini, semoga kita bisa lebih menghargai betapa besar perjuangan Margonda dan para pahlawan lainnya dalam meraih kemerdekaan.(AS/red)

uklik.net
uklik.nethttps://uklik.net
news - musik update

Related articles

Latest posts